Alasan Lampu Sein Berwarna Kuning

Kendaraan bermotor umumnya dilengkapi dengan lampu sein berwarna jingga atau amber. Warna ini berasal dari batu amber yang memiliki ciri khas kuning transparan atau jingga. Pemilihan lampu kuning bukan tanpa alasan, namun lebih memperhatikan faktor keamanan. Pemilik kendaraan yang sering mengganti lampu sein menjadi putih atau warna lain kurang paham akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Otomotif Indonesia

Jusri Pulubuhu, direktur pendidikan Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan warna kuning merupakan sinyal internasional untuk lampu peringatan. ‚ÄúPertama, lampu kuning ini sudah menjadi bahasa internasional tanda-tanda peringatan. Kedua, warna amber bisa menembus segala kondisi dalam jarak dekat, termasuk kabut dan hujan, sehingga masih bisa dilihat oleh orang lain (dalam kondisi terpencil) , “Kata Jusri. Kompas.com mengatakan baru-baru ini.

Selain itu, Jusri mengatakan, pemilihan lampu kuning untuk lampu sein adalah agar masyarakat di daerah tersebut mudah mengetahui peringatan jika melihat lampu kuning yang berkedip-kedip. Otomotif Mobil

“Lampu sepeda motor itu indikator, kalau lampu kilatnya putih misalnya orang tidak akan melihatnya, kalau terhalang kabut orang bisa menabraknya. Amber itu warna yang bisa menembus segala kondisi,” ujarnya. .

Penggunaan indikator kuning juga telah diperkuat oleh pemerintah melalui PP 55 Tahun 2012 yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, Pasal 48, ayat. 3, pada sistem pencahayaan dan pantulan cahaya. Peraturan mengizinkan beberapa warna cahaya dalam kendaraan yang indikator arahnya harus kuning dan berkedip. Otomotif Motor

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *