Fungsi dan Cara Kerja Scanner Mobil

Saat ini, semua mobil baru yang dilengkapi dengan sistem injeksi biasanya memiliki electronic control unit (ECU), yang digunakan untuk mengontrol berbagai informasi dan fungsi di dalam mobil. ECU bekerja secara terintegrasi dengan sistem mobil melalui sensor. Semua informasi tentang kondisi mobil dapat dibaca dengan pemindai melalui ECU. Stevanus Jasin, pemilik dan manajer bengkel Provis Autolab, mengatakan pemindai adalah alat wajib bengkel untuk memeriksa dan menyervis mobil. Fungsi pemindai sesederhana alat diagnostik modern untuk industri otomotif.

“Scanner adalah alat khusus untuk mendeteksi kerusakan pada mesin dan sistem kelistrikan, yang terhubung ke konektor OBD (on-board diagnostik),” kata Jasin. Otomotif Indonesia

“Scanner ini hanya bisa digunakan pada mobil modern yang sudah menggunakan ECU atau memiliki sistem injeksi. “Karena data untuk pemindai berasal dari sensor pada mesin dan fungsi kelistrikannya,” ujarnya. Namun, tidak semua bagian mesin dan sistem kelistrikan mobil memiliki sensor. Jadi tidak semua kerusakan bisa dideteksi dengan scanner.

Otomotif Mobil “Kalau tidak ada sensor di area itu, tidak bisa menggunakan pemindai. Atau bahkan sensor itu sudah tidak berfungsi dengan baik lagi,” kata Jasin. Sedangkan menurut Jasin, pemindai mobil secara umum terbagi menjadi dua jenis. Pemindai khusus untuk merek mobil tersebut dan pemindai universal yang dapat digunakan untuk memindai berbagai merek mobil. Dan bengkel umum dapat memiliki berbagai macam pemindai. Termasuk scanner khusus untuk merek tertentu.

“Pemindai universal umumnya tidak bisa mendapatkan hasil yang detail seperti pemindai khusus,” kata Jasin. “Sementara khusus scanner perlu diupdate secara berkala, dengan fitur-fitur baru mobil dan tipe baru dari beberapa merek,” ujarnya. Otomotif Motor

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *