Kebiasaan yang Merusak Transmisi Mobil Manual

Mobil dengan gearbox manual selalu menjadi pilihan jika orang ingin membeli mobil. Biasanya mereka memilih gearbox manual karena perawatannya dinilai lebih mudah dan harganya relatif lebih murah. Otomotif Indonesia

Selain itu, sering dikatakan bahwa mobil dengan gearbox manual cocok untuk pertama kali dikendarai. Karena berkat mobil manual, pengemudi belajar mengendalikan kecepatan kendaraan dan karakter mesinnya.

Namun menurut buku “Theory and Repair of Power Transfer Systems” karya Wuyung Setyono dan Daryanto, ada kebiasaan buruk pengemudi mobil bertransmisi manual yang justru merusak gearbox mobil.

Yang pertama adalah tidak menonaktifkan transmisi saat berhenti karena lampu merah. Selain melukai kaki kiri saat memegang kopling, membiarkan transmisi masuk saat mobil idle justru bisa merusak transmisi.

Kedua, letakkan tangan Anda di atas tuas transmisi. Sebaiknya pegang tuas transmisi hanya pada saat hendak pindah gigi, jika ditopang oleh tangan dapat merusak transmisi dan respon kemudi lebih lambat karena anda tidak bisa menggeser kecepatan hanya dengan satu tangan. Otomotif Mobil

Ketiga, saat mengemudi, pertahankan kaki kiri Anda di atas kopling. Ini mungkin lebih sering disebut sebagai kopling setengah, yang dengan cepat merusak cakram kopling dan merusak atau malfungsi sistem kopling.

Keempat, yakni berakselerasi di rpm rendah. Hal tersebut dilakukan oleh orang yang malas menurunkan persnelingnya dan memaksakan diri untuk berpindah dari persneling tinggi ke persneling rendah. Akselerasi low-end ini akan memaksa mesin untuk menarik beban yang lebih berat. Otomotif Motor

Terakhir, injak pedal kopling. Kalaupun tidak tertekan, hanya kaki kiri yang menempel pada pedal kopling, hal ini tentunya dapat menyebabkan lapisan kopling cepat aus bahkan gearbox cepat rusak.

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *