Mengenal Istilah ABS, EBD, dan BA Mobil

Sistem pengereman merupakan bagian terpenting dari sebuah kendaraan bermotor. Misalnya, pada mobil anyar, selain rem cakram atau disebut juga rem cakram, terdapat pula berbagai fungsi bantuan lain untuk sistem pengereman, seperti ABS, EBD, dan BA.
Lantas apa saja ciri-ciri dari fungsi pengereman tersebut? Berikut penjelasan yang dikutip di laman Wuling Motors.

  • ABS

Otomotif Indonesia
ABS adalah singkatan dari Antilock Braking System. Seperti namanya, ABS dapat mencegah roda mobil terbuka kuncinya saat mobil melakukan pengereman keras pada situasi tertentu.

Mobil yang dilengkapi ABS dapat menghindari tabrakan saat melakukan pengereman keras. Saat melakukan pengereman keras pada mobil tanpa ABS, roda mobil terkunci, sehingga tabrakan tidak terhindarkan.

ABS terdiri dari tiga komponen utama, yaitu sensor kecepatan di setiap roda, katup hidrolik yang mengarah ke masing-masing pompa rem untuk memulihkan tekanan rem hidrolik yang dikendalikan oleh komputer, dan unit kontrol.

Selain ABS, ada juga EBD yang merupakan singkatan dari Electronic Brakeforce Distribution. Secara fungsional, fungsi EBD bertanggung jawab atas distribusi gaya pengereman ke seluruh roda mobil. Sistem EBD masih melekat pada ABS. EBD menggunakan ABS untuk mengatur rem di semua roda sesuai kebutuhan.

EBD secara otomatis menyesuaikan efek pengereman pada setiap roda dan memastikan bahwa as roda depan dan belakang tidak terkunci. Dengan EBD, rem belakang secara optimal bergantung pada bobot kendaraan. EBD juga dapat meningkatkan traksi kendaraan di jalan raya.

EBD terdiri dari beberapa komponen yaitu sensor kecepatan roda, sensor bobot kendaraan, modulator gaya pengereman dan electronic control unit (ECU).

  • BA

Otomotif Motor
Fungsi selanjutnya adalah bantuan rem (BA) atau disebut juga bantuan rem darurat. Fungsi ini berfungsi saat pengemudi berhenti dalam keadaan darurat. Sistem pengereman bekerja lebih cepat saat direm mendadak, bila dilengkapi dengan rem asisten.

Fungsi selanjutnya adalah bantuan rem (BA) atau disebut juga bantuan rem darurat. Fungsi ini berfungsi saat pengemudi berhenti dalam keadaan darurat. Sistem pengereman bekerja lebih cepat saat direm mendadak, bila dilengkapi dengan rem asisten.

Sistem ini bekerja berkat sensor ECU, yang mendeteksi pemberhentian darurat oleh pengemudi. Misalnya, jika pengemudi menekan pedal rem cukup dalam, ECU akan membaca bahwa mobil dalam keadaan darurat, yang meningkatkan gaya pengereman. Bantuan rem tersedia di mobil yang dilengkapi dengan teknologi ABS.

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *