Mobil Yang Jarang Dipakai Perlu Periksa Bagian Ini

Sejak pandemi virus Corona melanda Indonesia pada Maret lalu, banyak pemilik mobil yang mengurangi perjalanan mereka. Banyak yang semakin jarang menggunakan mobilnya, yang berarti kendaraan lebih sering ditinggalkan di garasi.
Kalaupun mobil aman di garasi, selalu ada risiko masalah yang bisa muncul.

Pada mobil yang jarang digunakan, setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar masalah tidak tiba-tiba muncul nantinya.

  1. Periksa ruang mesin

Otomotif Indonesia
Yang pertama dan termudah adalah dengan memeriksa ruang mesin secara visual. Anda tidak perlu memahami mesinnya. Anda hanya perlu memastikan tidak ada benda atau makhluk hidup yang bersembunyi di kap mesin.

“Saat membuka kap mesin, yang pertama harus diperhatikan adalah kondisi ruang mesin itu sendiri. Biasanya banyak hewan yang datang bersarang atau berkembang biak di sana,” kata Primaghany, manajer bengkel Grand Depok City Auto2000.

Makhluk kecil yang bersarang di kap mobil dapat merusak bagian logam. Meskipun tidak terlihat saat diperiksa, pastikan tidak ada kerusakan yang terlihat pada bagian dalam tudung dari gigitan atau goresan hewan.

2. Pemeriksaan oli
Otomotif Mobil

Oli tidak hanya berperan dalam menyalakan mobil. Oli juga berperan dalam menjaga agar mekanisme otomatis berfungsi dengan baik, yang sudah lama tidak digunakan saat di-restart.

Pastikan oli dalam jumlah yang tepat dan kualitas yang baik. Jumlahnya bisa dilihat dari takaran deep stick. Untuk kualitas: pastikan tidak ada warna putih pada oli, artinya ada campuran air. Rasakan juga ketebalan oli.

“Kita juga perlu memastikan bahwa bagian terpenting, yaitu mesin, dapat bekerja dengan baik. Salah satu kontrolnya adalah oli mesin. Kontrolnya sangat sederhana. Tarik saja tongkatnya dalam-dalam untuk melihat kondisi minyak. ” Periksa juga kualitasnya. Pastikan cat minyak tidak segar atau berwarna putih campur yang berarti ada kontaminasi dengan air. Anda juga bisa menyentuh cairan minyak yang ada di dalam tongkat dan merasakan ketebalannya di jari telunjuk dan ibu jari, ”kata Primaghany.

3. Periksa cairan lain

Otomotif Motor
Selain oli, ada beberapa cairan lain yang harus diperiksa. Cairan merupakan senyawa yang dapat terurai atau mudah terkontaminasi zat lain. Periksa kondisi air radiator, minyak rem dan sejenisnya untuk kondisi dan kuantitas yang benar.

“Bisa cek reservoir minyak rem dulu baru lanjutkan dengan air radiator, washer kaca depan, pastikan semua volumenya ideal dan kualitas cairannya tidak jelek,” kata Primaghany.

Terakhir, biasakan untuk menyalakan mesin setidaknya dua hari sekali jika mobil jarang digunakan.

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *