Oli Mineral VS Oli Sintetik

Ada dua istilah umum dalam pelumas atau oli kendaraan yaitu oli mineral dan oli sintetik. Brahma Putra Mahayan, Jr. spesialis teknik pelumas Pertamina mengatakan, perbedaan keduanya terletak pada bahan dasar pembuatannya. Otomotif Indonesia

“Yang membedakan pelumas mineral dan sintetik adalah base oilnya,” kata Brahma di workshop Pertamina Lubricants, yang digelar online Kamis (25/2/2021).

“Mineral base oil didapat dari pengolahan minyak bumi. Banyak produk yang bisa dibuat dari minyak bumi, seperti aspal dan lain-lain,” ujarnya. “Kalau soal minyak bumi, kami menyebutnya minyak dasar mineral. Mineral itu proses pemurnian,” kata Brahma.

Sedangkan untuk oli sintetik, bahan pembuatannya diolah dari senyawa kimia. “Untuk pemurnian mineral, sintesis adalah reaksi kimia. Jadi kalau dicampur senyawa A dan B jadi C. Kalau base oil dibuat seperti itu, kita sebut base oil sintetik, ”ucapnya. Namun, kata Brahma, ada juga base oil sintetis yang berasal dari mineral. Ini bisa jadi karena kemajuan teknologi yang terus berkembang.

“Ada teknologi gas-to-liquid, yaitu konversi gas menjadi cair. Gas tersebut bisa berasal dari minyak bumi. Tapi sudah dua atau tiga kali proses, kan jalannya panjang, ”ujarnya. Otomotif Mobil

  • Persentase

Brahma mengatakan, meskipun bahan konstruksinya berbeda, tidak ada batasan persentase bahan dasar mineral dan sintetik hingga suatu pelumas digolongkan sebagai pelumas sintetis. Artinya pelumas itu bisa disebut sintetik, bukan berarti 100% sintetis, ujarnya. “Kalau benar-benar sintetik, maka 100 persen sintetik, paling banyak campurannya 0,00 persen itu. Tapi ada istilah semi-sintetik, yang artinya campuran mineral dan sintetik,” ujarnya. “Saat ini belum ada regulasi tentang masalah ini. Jadi tergantung perumusnya, ”kata Brahma. Otomotif Motor

Avril Lavigne Fanpage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *